Menu ✖

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

DAERAH · 15 Okt 2026 12:23 WIB ·

Bahasa Enggano Masuk Kurikulum, Disdik Bengkulu Utara Wajibkan Sekolah


 Bahasa Enggano Masuk Kurikulum, Disdik Bengkulu Utara Wajibkan Sekolah Perbesar

Suarokito.Com — Upaya pelestarian bahasa dan budaya Enggano terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara bersama Balai Bahasa Provinsi Bengkulu. Bahasa Enggano kini telah dimasukkan dalam kurikulum muatan lokal pada setiap jenjang pendidikan di Kepulauan Enggano.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, sebelumnya bertemu dengan Bupati Bengkulu Utara untuk membahas langkah bersama mencegah bahasa Enggano semakin terdesak.

Dalam pertemuan tersebut, Balai Bahasa mendorong Pemkab Bengkulu Utara membentuk regulasi dan kurikulum pembelajaran bahasa Enggano agar pembelajarannya dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan di sekolah.

“Untuk itu saya mendorong Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara membuat regulasi terbentuknya kurikulum pelajaran bahasa Enggano di sekolah,” ujar Andriana.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Bengkulu Utara, Dr. Firdaus, M.Pd., mengatakan Pemkab Bengkulu Utara telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Bahasa terkait pelestarian bahasa dan budaya Enggano.

Menurut Firdaus, pihaknya telah mewajibkan sekolah PAUD, SD, dan SMP di Kepulauan Enggano untuk mempelajari bahasa dan budaya Enggano sebagai upaya menjaga kelestariannya.

“Dari Diknas sudah menyampaikan dan mewajibkan setiap sekolah PAUD, SD, SMP belajar bahasa dan budaya Enggano agar tetap lestari,” kata Firdaus.

Ia menegaskan, pembelajaran bahasa dan budaya Enggano telah dimasukkan ke dalam kurikulum muatan lokal di setiap jenjang sekolah di Kepulauan Enggano.

“Telah kita masukkan ke kurikulum muatan lokal di setiap jenjang sekolah di Kepulauan Enggano,” tegasnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pelestarian bahasa dan budaya Enggano sekaligus memastikan generasi muda tetap mengenal dan mampu meneruskan warisan budaya daerahnya. (Eren)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Porsi Ikan SPPG Hulu Palik Disorot, Wali Murid Pertanyakan Standar Gizi

15 Oktober 2026 - 13:01 WIB

BPK Bongkar Piutang Bagi Hasil Pajak Provinsi ke Bengkulu Utara Rp45,27 Miliar

14 Oktober 2026 - 12:41 WIB

BPK Ungkap Belanja BOSP Rp205,5 Juta di 24 Sekolah Bengkulu Utara Bermasalah

13 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Kejari Geledah Sekretariat DPRD Bengkulu Utara, Dugaan Korupsi Kembali Mencuat

13 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Akhir Tahun Ini, Pemkab Bengkulu Utara Bakal Lelang 191 Kendis

12 Oktober 2026 - 12:57 WIB

BPK Bongkar Kelebihan Pembayaran Uang Harian Perjadin pada Dua SKPD Bengkulu Utara

9 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Trending di DAERAH