Suarokito.Com — Dinas Pendidikan Bengkulu Utara mengajak awak media massa untuk berkolaborasi memajukan dunia pendidikan, salah satu nya mengawal pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan di daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan berbagai program pembangunan sekolah berjalan transparan dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Kepala Dinas Pendidikan Bengkulu Utara,Dr. Firdaus,M.Pd mengatakan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pelaksanaan pembangunan sektor pendidikan.
Menurutnya, keterlibatan media dapat membantu pemerintah mendapatkan gambaran mengenai kondisi sebenarnya di lapangan, termasuk berbagai persoalan yang mungkin belum diketahui oleh pihak dinas.
“Karena peran media, pihak dinas pada akhirnya dapat mengetahui apa yang terjadi di lapangan dan apa yang perlu kami tindak lanjuti,” ujar Firdaus.
Ia menilai pemberitaan media dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi dinas dalam melakukan evaluasi terhadap pembangunan program Strategis Nasional bapak Presiden bidang revitalisasi sekolah yang ada di Bengkulu Utara maupun rehabilitasi gedung sekolah yang dilaksanakan pemerintah daerah.
Melalui pemberitaan dan laporan yang disampaikan secara berimbang, berbagai dinamika di lingkungan sekolah dapat diketahui lebih cepat. Hal tersebut memungkinkan pemerintah mengambil langkah tindak lanjut apabila ditemukan persoalan.
“Melalui peran media, kami dapat mengetahui berbagai dinamika di lapangan sekaligus hal-hal yang perlu segera ditindaklanjuti,” katanya.
Kolaborasi antara dinas dan media juga dinilai penting untuk menjaga agar pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah, guru dan peserta didik.
Terlebih, pembangunan maupun rehabilitasi sekolah menggunakan anggaran pemerintah yang bersumber dari keuangan negara maupun daerah. Karena itu, transparansi dan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.
Media dapat menjalankan fungsi kontrol sosial dengan menyampaikan kondisi faktual di lapangan, sementara pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan verifikasi dan mengambil tindakan sesuai ketentuan apabila terdapat persoalan.
Dengan sinergi tersebut, Dinas Pendidikan berharap komunikasi dengan insan pers dapat semakin terbuka sehingga setiap informasi terkait pembangunan pendidikan dapat diketahui masyarakat secara lebih luas.
Firdaus menegaskan bahwa kritik dan informasi dari media dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta pembangunan sarana pendidikan di Bengkulu Utara utk mewujudkan sdm berkualitas sesuai visi bupati dan wakil bupati, menuju pendidikan yang MAHABBAH.
Kolaborasi antara pemerintah dan media pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat pengawasan publik, mempercepat tindak lanjut terhadap persoalan di lapangan, serta memastikan pembangunan sekolah berjalan transparan dan tepat sasaran. (Eren)







