Suarokito.Com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran.
Hal tersebut terbukti nyata dari hasil Efisiensi belanja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp. 25.925.667.047 Rp. 25. Miliar lebih dalam postur Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bengkulu Utara, Masrup, S.St.Pi, M.Si, menjelaskan Pelaksanaan efisiensi belanja ini tindak lanjuti dari Surat Edaran Bupati Bengkulu Utara Nomor 900.1.12/1412/BKAD. Langkah efisiensi ini diambil sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Untuk efisiensi belanja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp. 25. Miliar lebih dalam postur Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Efisiensi anggaran tersebut dilakukan berdasarkan pada pemetaan berbagai pos alokasi,” ujar Kepala BKAD Bengkulu Utara.
Lebih lanjut dikatakan, Kepala BKAD Bengkulu Utara, Masrup, S.St.Pi,M.Si, Hasil dari efisiensi belanja tersebut dialihkan ke bidang pendidikan, kesehatan, Infrastruktur dan Sanitasi, Optimalisasi penanganan pengendalian inflasi, Stabilitas harga makanan dan minuman, Penyediaan cadangan pangan, dan Prioritas lainnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.
“Hasil dari efisiensi belanja tersebut dialihkan ke bidang pendidikan, kesehatan, Infrastruktur dan Sanitasi, Optimalisasi penanganan pengendalian inflasi, Stabilitas harga makanan dan minuman, Penyediaan cadangan pangan, dan Prioritas lainnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.
“Yang jelas Pemkab Bengkulu Utara berkomitmen untuk terus mengoptimalkan anggaran agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, terutama dalam layanan publik yang krusial bagi kesejahteraan warga. Serta mendukung program Pemerintah Pusat dan juga mendukung visi dan misi dari Bupati dan wakil Bupati Bengkulu Utara,” tandasnya. (Eren/ADV)






