Suarokito.Com – Era Bupati Mian dan kadis pendidikan Bengkulu Utara Fahrudin tak hanya soal penggunaan rekening pribadi dalam pengelolaan anggaran negara dan kegiatan proyek yang total nilai anggarannya hampir mencapai ratusan miliar jadi temuan BPK RI yang menjadi persoalan, tetapi juga dianggaran tahun 2023 terdapat anggaran yang dinilai “Nyeleneh” milik dinas pendidikan (Dispendik) Bengkulu Utara.
Pasalnya, berdasarkan data yang didapatkan awak media ini, Jum’at (01/11/2024) periode 01 Januari sampai dengan 31 Desember 2023 pada salah satu kegiatan di salah satu bidang milik dinas pendidikan Bengkulu Utara yang anggaran Realisasinya lebih besar dari pada Pagu Anggaran yang disediakan ditahun 2023.
Dimana Anggaran Realisasi lebih besar dari Pagu Anggaran tahun 2023 milik Dispendik Bengkulu Utara tersebut nilai anggarannya mencapai puluhan juta rupiah pada salah satu kegiatan disalah satu bidang pada Dispendik Bengkulu Utara.
Hal inilah yang menjadi pertanyaan bagi publik. Kenapa anggaran realisasi lebih besar dari Pagu Anggaran. Dari mana Anggaran tersebut berasal. Kemudian Kenapa anggaran puluhan juta tersebut tak dimasukkan didalam APBD Perubahan, jika hal tersebut tertinggal ataupun adanya pergeseran anggaran.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Bengkulu Utara, Fahrudin saat hendak ditemui awak media ini, kamis (31/10/2024) mengenai kegiatan anggaran 2023 beralasan hendak berangkat Ke Bengkulu dan ketika ditanya nomor tak pernah aktif dan awak media ingin meminta nomor telpon, kadis hanya menjawab datang saja kekantor bila ingin konfirmasi.
“Nomor tidak aktif lagi. Kekantor saja kalo perlu ingin konfirmasi. Ini saya ada perlu ke Bengkulu mau zoom meeting,” Elak Fahrudin. (Eren)






