Menu

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

Headline · 6 Nov 2025 23:15 WIB ·

Giliran, Ketua KPU Bengkulu Selatan Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Hibah


 Giliran, Ketua KPU Bengkulu Selatan Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Hibah Perbesar

Suarokito.Com_ Bengkulu Selatan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Selatan Kembali menetapkan tersangka baru yakni Erina Okriani selaku Ketua KPU Bengkulu Selatan pada kamis malam (06/11/2025).

Setelah sebelumnya, penyidik Pidsus Kejari Bengkulu Selatan menetapkan Sekretaris KPU Bengkulu Selatan Siptoriusman dan Bendahara KPU Bengkulu Selatan Agustina Aprina sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

Penetapan tersangka ini dilakukan, setelah penyidik Kejari Bengkulu Selatan melakukan pendalaman, dan menemukan dua alat bukti yang dinilai cukup untuk menjerat ketua KPU Bengkulu Selatan dalam perkara penyalahgunaan dana hibah penyelenggaraan Pilkada Bengkulu Selatan.

“Iya, malam ini kami kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi dana hibah Pilkada Bengkulu Selatan tahun 2024, berinisial EO. akan ditahan di Rutan Kelas IIB Manna selama 20 hari ke depan,” ujar Kejari Bengkulu Selatan, Chandra Kirana SH MH, melalui Kasi Intel Kejari Bengkulu Selatan, Hendra Catur Putra, saat konferensi pers.

Lebih lanjut, Hendra menyampaikan bahwa EO selain menjabat sebagai Ketua KPU Bengkulu Selatan juga merupakan penanggung jawab Divisi Keuangan,tentunya mengetahui semua kegiatan yang ada di KPU Bengkulu Selatan.

Ditambahkan Kasi Intel Kejari Bengkulu Selatan mengatakan, potensi adanya tersangka lain dalam kasus ini masih terbuka. Hal tersebut bergantung pada hasil perkembangan penyidikan, sementara nilai kerugian negara masih menunggu hasil audit resmi. Dan Kejari Bengkulu Selatan juga telah melakukan pemeriksaan ulang terhadap lima komisioner KPU Bengkulu Selatan, termasuk tersangka EA, dengan total pemeriksaan sebanyak dua kali untuk masing-masing.

“Untuk tersangka baru ini nanti pelimpahan akan menunggu prosesnya. Dua tersangka sebelumnya yaitu mantan sekretaris dan bendahara sudah hampir selesai. Namun jika waktunya memungkinkan, maka akan kita limpahkan bersamaan ketiga tersangka ini. Jadi lima komisioner KPU, termasuk Ketua, masing-masing sudah kita periksa sebanyak dua kali,” pungkasnya. (Den)

 

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pengadaan Lampu Jalan 2025 Diduga Mark-Up, Kades Tak Bisa Diklarifikasi

26 Januari 2026 - 13:50 WIB

Pengadaan Lampu Jalan 2025 Padang Sepan Diduga Mark-Up, Camat Bersurat Ke Desa

23 Januari 2026 - 14:10 WIB

Pengadaan Lampu Jalan 2025 Desa Padang Sepan Diduga Mark-Up

22 Januari 2026 - 17:47 WIB

Viral Ganggu Istri Kades, Plt. Kadisdik Dicopot Dari Jabatan

21 Januari 2026 - 17:08 WIB

Hasil Evaluasi Gubernur Atas RAPBD 2024 Tak Ditindaklanjuti Pemkab Lebong

15 Januari 2026 - 14:49 WIB

Oknum ASN PUPR Nikah Lagi, Istri Layangkan Surat Kepada Bupati Dan Sekda

14 Januari 2026 - 18:46 WIB

Trending di DAERAH