Suarokito.Com – Pengadaan lampu jalan Tenaga Surya di Desa Padang Sepan Kecamatan Tanjung Agung Palik (TAP) pada tahun anggaran 2025 ini mulai menuai sorotan dari banyak pihak.
Hal ini lantaran anggaran yang di gelontorkan untuk pengadaan lampu jalan tersebut dinilai tak wajar sehingga memunculkan kecurigaan adanya potensi kecurangan dalam pengelolaan Dana Desa (DD).
Berdasarkan data terhimpun, untuk anggaran pemasangan 30 unit lampu jalan tenaga Surya oleh Pemerintah Desa Padang Sepan pada tahun 2025 sebesar Rp. 262. 503.000 tersebut diduga janggal dan tidak sesuai dengan harga lampu ataupun barang-barang yang digunakan untuk pemasangan lampu jalan tersebut.
Hal ini lantaran, jika dibagi serta di potong pajak 12% maka anggaran untuk satu titik lampu jalan tenaga Surya tersebut bisa mencapai Rp 7.5 – 8 Juta.
Hal ini diungkap langsung oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Transparansi Reformasi (PETA) Joko Purnomo yang menyebut proyek tersebut kuat dugaan menjadi ajang bancakan anggaran dana desa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Berdasarkan investigasi kami di lapangan, proyek pengadaan lampu jalan ini tidak hanya janggal. kami juga menelusuri di beberapa toko penjual, Harga lampu tidak sampai Rp. 1 juta, harga tiang berkisaran Rp 1 – 2 juta, upah pasang Rp 150 – 200 ribu pertitik, oleh sebab itu jika di kalkulasikan dengan seluruh barang yang diperlukan untuk pemasangan lampu jalan tersebut maka tidak mencapai angka Rp 4 Juta pertitik lampu, sehingga kami nilai adanya Mark-up dalam kegiatan tersebut,” ujar Joko, kamis (22/01/2025).
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa pihaknya saat ini telah mengantongi beberapa data dari hasil investigasi di lapangan dan dalam waktu dekat pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak Aparat Penegak Hukum (APH).
“Dalam waktu dekat ini saya bakal berkoordinasi dengan pihak APH terkait dari hasil investigasi yang kami temukan terkait kegiatan dana desa Padang Sepan,” tandas Joko.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa (Kades) Padang Sepan Imron, belum bisa dimintai klarifikasinya terkait hal ini. (Eren)







