Suarokito.Com – Entah Kenapa pihak Dinas Pendidikan (Dispendik) Bengkulu Utara Enggan dikonfirmasi oleh awak media terkait mengenai realisasi anggaran tahun 2023 nilainya hampir mencapai setengah triliun rupiah.
Bahkan, saat awak media ini mendatangi kantor Dispendik, Senin (18/11/2024) Kadis Fahrudin tak bisa ditemui. Bahkan Sekuriti yang menjaga ruangan kadis pendik Bengkulu Utara mengatakan Pak Kadis tidak berada ditempat meskipun awak media tau bahwa Fahrudin Kadis Pendik Bengkulu Utara berada diruangannya.
“Pak kadis tidak ada ditempat, belum datang,” elak Sekuriti yang menjaga didepan ruang Kadis Pendik.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah satu pegawai diknas ketika ditanya mengenai pak Sekdis dan pak Kabid bidang SMP yang ditanya tidak tau.
“Belum kelihatan bang. Diruangannya tadi tidak ada,” ungkap salah satu pegawai dipendik.
Pantauan awak media pak Kadis, Sekdis dan Kabid SMP Bengkulu Utara berada diruangannya, namun entah mengapa pihak Dispendik seolah-olah enggan untuk diklarifikasi oleh awak media. Sepertinya, pegawai dan sekuriti Dispendik Bengkulu Utara diperintahkan untuk mengatakan tidak ada bila ada yang ingin menemui pihak Dispendik meskipun pejabat dispendik ada. Hal inilah hingga menimbulkan tanda tanya ada apa dispendik Bengkulu Utara terkesan Mengelak untuk dikonfirmasi.
Tak hanya itu berdasarkan daftar nama pejabat dispendik mulai dari kadis, Sekdis kabid SMP, Kabid SD, Kabid PAUD, Kabid Kebudayaan terlihat jelas dibuat dengan keterangan Keluar.
Bahkan pantauan awak media terlihat, beberapa kepala sekolah baik tingkat SD dan SMP yang berada dikantor dispendik untuk mengikuti acara yang kabarnya ulang tahun sekaligus perpisahan pak kadis pendik Bengkulu Utara, Fahrudin.
Sebelumnya adanya kegiatan ditahun 2023 milik Dispendik Bengkulu Utara seperti pengadaan perlengkapan siswa, pengadaan perlengkapan kantor nilainya sebesar Rp. 969 juta dengan realisasi sebesar Rp. 858 juta.Kemudian kegiatan perlengkapan rumah tangga Rp. 68juta dengan realisasi sebesar Rp.57juta dan kegiatan Bahan Logistik Kantor sebesar Rp. 74juta dengan realisasi sebesar Rp. 73 juta. (Eren)






