Menu

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

DAERAH · 28 Jul 2025 14:13 WIB ·

Merasa Ditipu, Puluhan Jamaah Umroh Asal Kecamatan Kerkap Lapor Polisi


 Merasa Ditipu, Puluhan Jamaah Umroh Asal Kecamatan Kerkap Lapor Polisi Perbesar

Suarokito.Com – Puluhan Warga Bengkulu Utara yang berasal dari Kecamatan Kerkap yang ikut jamaah Umroh PT. Rizquna Mekkah Madinah menjadi Korban Penipuan oleh Oknum Travel Haji dan Umroh yang berpusat di Jakarta Selatan.

Para jamaah yang berasal dari Bengkulu Utara ini telah membayar biaya umroh yang tidak sedikit, namun tidak dapat berangkat ke Tanah Suci karena berbagai alasan yang tidak jelas dan Akhirnya melaporkan kejadian ini Kepada Pihak Polres Bengkulu Utara.
Ade salah satu warga kecamatan Kerkap yang merasa tertipu oleh oknum Agen PT. Rizquna Mekkah Madinah  mengatakan bahwa  agen berinisial WN perjalanan haji dan umrah tersebut menjanjikan paket haji yang murah dan berkualitas, namun ternyata tidak dapat memenuhi janjinya.

Para jamaah diminta untuk membayar biaya haji yang mencapai ratusan juta rupiah, namun tidak ada kejelasan tentang kapan mereka dapat berangkat.

“Semua biaya administrasi sudah di lunasi. Ada yang sebesar Rp 25 juta, bahkan ada yang Rp. 30 juta, namun kami tidak juga dapat berangkat karena agen perjalanan umroh haji,dan umrah tersebut tidak berkabar lagi sampai saat ini,” Terang Ade.

Lebih lanjut dikatakannya,  bahwa awalnya dijanjikan berangkat umroh pada tanggal 08 April 2025 namun ditunda dan bakal diberangkatkan tanggal 04 Juni 2025 dan ditunda lagi oleh pihak agensi pada tanggal 20 juli 2025 namun sampai saat ini tidak juga ada kejelasannya makanya pihaknya melaporkan ke pihak polres Bengkulu Utara.

“Yang jelas kami sudah melunasi semua. Sudah lama kami ini dijanjikan terus namun nyatanya, sampai saat ini kami tidak ada kejelasannya. Makanya, kami melaporkan kepada pihak polres Bengkulu Utara,” jelasnya. (Ade JR)
Artikel ini telah dibaca 3,157 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Masa Pemeliharaan Habis, Proyek Hatchery Rp199 Juta Tetap Akan Diperbaiki

14 April 2026 - 16:09 WIB

Dalih Anggaran Terbatas Dipatahkan Fakta, Proyek BBI Rp199 Juta Diduga Gagal

13 April 2026 - 09:59 WIB

Diduga Disembunyikan, Stok Bantuan Rp128 Juta di Bulog Jadi Teka-Teki Publik

11 April 2026 - 12:34 WIB

Dalih Anggaran Terbatas, Proyek Diduga Amburadul, Kadis Perikanan: “Jangan Dipublikasikan!”

9 April 2026 - 14:47 WIB

Bantuan Tertahan, Bencana Ditunggu? Rp128 Juta “Terparkir” di Bulog Jadi Sorotan Tajam

9 April 2026 - 11:53 WIB

Anggaran Rp128 Juta “Parkir” di Bulog, Kadis Ketahanan Pangan Akui Belum Disalurkan

8 April 2026 - 08:55 WIB

Trending di DAERAH