Menu ✖

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

DAERAH · 11 Apr 2026 12:34 WIB ·

Diduga Disembunyikan, Stok Bantuan Rp128 Juta di Bulog Jadi Teka-Teki Publik


 Diduga Disembunyikan, Stok Bantuan Rp128 Juta di Bulog Jadi Teka-Teki Publik Perbesar

Suarokito.com – Keberadaan stok bantuan senilai Rp128 juta dari Tahun Anggaran 2025 yang hingga kini belum disalurkan kepada masyarakat terus menuai sorotan. Bantuan yang disebut-sebut tersimpan di Bulog itu kini menjadi teka-teki publik, menyusul minimnya keterbukaan informasi dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Utara.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci mengenai jumlah pasti, jenis barang, maupun kondisi stok yang disimpan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan, bahkan kecurigaan di tengah masyarakat terkait transparansi pengelolaan anggaran tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara, Sabani, SH, saat dikonfirmasi hanya menyampaikan bahwa stok bantuan tersebut akan disalurkan apabila terjadi bencana, seperti banjir atau longsor. Namun, pernyataan tersebut dinilai belum memadai dalam menjawab kebutuhan informasi publik.

Pasalnya, dalam tata kelola anggaran yang baik, setiap pengadaan barang wajib disertai dengan data yang jelas dan dapat diakses, mulai dari proses pengadaan, penyimpanan, hingga rencana distribusi. Tanpa hal tersebut, keberadaan bantuan menjadi sulit diverifikasi.

“Jika memang stok tersebut ada, seharusnya dibuka secara transparan kepada publik. Ini merupakan anggaran negara yang harus dipertanggung jawabkan,” ujar salah satu warga.

Sejumlah pihak juga menilai bahwa alasan “menunggu bencana” tidak dapat dijadikan dasar untuk menutup informasi. Justru sebagai cadangan darurat, data stok harus tersedia dan terbuka guna memastikan kesiapsiagaan ketika dibutuhkan.

Di sisi lain, penyimpanan barang dalam jangka waktu lama berpotensi menimbulkan persoalan, terutama jika berupa bahan pangan yang memiliki masa simpan terbatas. Tanpa pengawasan dan pelaporan berkala, risiko kerusakan hingga potensi kerugian negara menjadi hal yang patut diwaspadai.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Utara belum memberikan data resmi terkait stok bantuan Rp128 juta yang tersimpan di Bulog.

Publik pun mendesak adanya keterbukaan informasi secara menyeluruh, bahkan jika diperlukan dilakukan audit independen guna memastikan tidak adanya kejanggalan dalam pengelolaan anggaran tersebut. (Eren)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemprov Bengkulu Ditagih Kepastian Soal Piutang Bagi Hasil Pajak Bengkulu Utara Rp45,27 Miliar

22 Oktober 2026 - 15:38 WIB

BPK Ungkap Belanja Bimtek Bengkulu Utara Naik, Realisasi Tembus Rp.2,13 Miliar

21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

BPK Ungkap Piutang Transfer Pusat Ke Bengkulu Utara Tembus Rp.44,77 Miliar

20 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Lauk Ikan MBG Terlalu Kecil, SPPG Air Baus 1 Janji Tak Sajikan

16 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Porsi Ikan SPPG Hulu Palik Disorot, Wali Murid Pertanyakan Standar Gizi

15 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Bahasa Enggano Masuk Kurikulum, Disdik Bengkulu Utara Wajibkan Sekolah

15 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Trending di DAERAH