Menu

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

Headline · 24 Jun 2025 18:14 WIB ·

Dit Intelkam Polda Sumsel bersama Ketua DPD APDESI Sumsel Dukung Proyek Strategis Nasional


 Dit Intelkam Polda Sumsel bersama Ketua DPD APDESI Sumsel Dukung Proyek Strategis Nasional Perbesar

Suarokito.Com.Palembang, – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Unit 1 Politik terus mendorong sinergi strategis antara aparat keamanan dan unsur pemerintahan desa dalam rangka menjaga stabilitas nasional dan mendukung pembangunan.

Salah satunya, mendukung penuh pembentukan Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih di Sumsel Inisiatif untuk memperkuat perekonomian desa dan menjadikannya sebagai sentra ekonomi baru yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Unit 1 Politik bersama Ketua DPD APDESI Sumatera Selatan, Selasa (24/6/2025) mendeklarasikan mendukung program nasional tersebut.

Ketua DPD Apdesi Sumsel Mulyanto, S.Ag berkomitmenuntuk mendukung penuh pelaksanaan program ketahanan pangan nasional dan mendorong percepatan pendirian Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

“Kami menyambut baik ajakan dan sinergi dari Dit Intelkam Polda Sumsel. Ini menunjukkan bahwa penguatan ketahanan nasional, khususnya di bidang pangan dan ekonomi desa, adalah tanggung jawab bersama. Seluruh kepala desa di Sumsel siap bergerak,” ujar Ketua DPD APDESI Sumsel.

Mulyanto yang juga menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Talang Balai Kecamatan Belida Darat Kabupaten Muara Enim ini menjelaskan, langkah ini dinilai strategis dalam mengatasi berbagai persoalan perdesaan, termasuk mengendalikan laju urbanisasi.

Sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan juga Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa/kelurahan, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan lapangan kerja.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi kolaboratif dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa, menjaga stabilitas politik dan keamanan wilayah, serta mendukung pelaksanaan program-program prioritas pemerintah pusat hingga ke tingkat akar rumput,” tegasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Panit 1 Subdit 1 (Politik) Dit Intelkam Polda Sumsel Ipda Jimmy menjelaskan, pendampingan terhadap tokoh-tokoh desa dan kelembagaan masyarakat akan terus dilakukan dalam kerangka pencegahan konflik sosial, penguatan wawasan kebangsaan, dan optimalisasi peran desa dalam pembangunan nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintahan desa, memahami pentingnya stabilitas politik dan ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan. Oleh karena itu, kami membangun komunikasi aktif dengan APDESI dan elemen strategis lainnya,” jelasnya.

Dukungan ini Jimy menegaskan, pentingnya peran sinergis antara Polri dan pemerintah desa dalam menyukseskan agenda nasional, menciptakan ketahanan wilayah, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program-program strategis negara.

“ Kita sangat mengapresiasi Apdesi dan perangkat desa yang untuk pembentukan koperasi merah putih ini, “ tegasnya.(ril)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Desa Suka Medan Tolak Sementara Bantuan Bulog 2026, Data Penerima Disorot Tajam

15 April 2026 - 11:29 WIB

Masa Pemeliharaan Habis, Proyek Hatchery Rp199 Juta Tetap Akan Diperbaiki

14 April 2026 - 16:09 WIB

Dalih Anggaran Terbatas Dipatahkan Fakta, Proyek BBI Rp199 Juta Diduga Gagal

13 April 2026 - 09:59 WIB

Diduga Disembunyikan, Stok Bantuan Rp128 Juta di Bulog Jadi Teka-Teki Publik

11 April 2026 - 12:34 WIB

Dalih Anggaran Terbatas, Proyek Diduga Amburadul, Kadis Perikanan: “Jangan Dipublikasikan!”

9 April 2026 - 14:47 WIB

Bantuan Tertahan, Bencana Ditunggu? Rp128 Juta “Terparkir” di Bulog Jadi Sorotan Tajam

9 April 2026 - 11:53 WIB

Trending di DAERAH