Menu

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

DAERAH · 19 Feb 2025 17:50 WIB ·

Debt Collector Pinjol Ancam Warga Pake Surat Dan Kata Kasar


 Debt Collector Pinjol Ancam Warga Pake Surat Dan Kata Kasar Perbesar

Suarokito.com Bengkulu – Meski aparat sudah menggerebek besar-besaran dan menangkap para pelaku mafia pinjaman online (pinjol) ilegal, tapi sepertinya tiada habisnya. Pinjol ilegal masih mengintai dan kerap meneror masyarakat.

Kali ini Debt collector (DC) mengaku dari sebuah pinjaman online (pijol) meneror dengan cara mengirim pesan melalui WhatsApp salah satu masyarakat Provinsi Bengkulu, Rabu (19/02/2025).

Salah satu masyarakat Provinsi Bengkulu yang Engan di sebutkan namanya menghubungi awak media ini dengan nada ketakutan dan cemas mengatakan bahwa dirinya saat ini sedang di teror dengan kata-kata kasar oleh Debt collector (DC) mengaku dari sebuah pinjaman online (pijol).

“Izin bang saya minta tolong bang tapi jangan kasih tau nama saya bang, saya barusan di teror melalui pesan WhatsApp oleh Debt collector (DC) mengaku dari sebuah pinjaman online (pijol), di pesan WhatsApp itu Debt Collector (DC) mengirim sebuah foto bahwasanya surat pemberitahuan dengan perihal kunjungan kolektor dan di dalam surat itu bang tertulis nama sebuah PT. Mitra Aset Sejahtera tapi aku cek di internet bang Idak muncul nama PT itu bang, jadi kayak mana lah solusinya bang, aku benar-benar takut kalau di ancam-ancam kayak gini bang”.jelasnya dengan nada ketakutan.

Saat wartawan awak media ini mencoba untuk menghubungi via telepon nomor WhatsApp Debt collector (DC) yang mengancam salah satu masyarakat untuk menanyakan perihal maksud dan tujuan dari surat itu apa.

“Izin apakah benar Abang dari salah Debt collector (DC) yang mendapat tugas dari sebuah pinjaman online (pinjol), apa nama pinjaman online (pijol) yang menggunakan jasa (DC) Abang, Kenapa di dalam surat tidak di tuliskan nama peminjam (Pijol), apakah benar Abang mendapatkan surat tugas dari PT. Mitra Aset Sejahtera, namun dari beberapa pertanyaan yang di ajukan tidak ada satupun yang diberikan jawaban oleh (DC) tersebut, malah debt Colector (DC) tersebut mengatakan bahwa tidak ada urusan dengan kamu, saya tidak kenal kamu, dan di lanjutkan dengan ucapan kata-kata kasar dengan mencaci maki “.tutupnya

Dari kejadian ini di harapkan peran penting dari Pemerintah , Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kepolisian, untuk kembali mengambil sikap dan sebuah keputusan demi memberantas para mafia pinjaman online (pijol) ilegal yang menggunakan jasa para debt Colector (DC) dengan mengatas namakan PT. Mitra Aset Sejahtera. (Wawan)

Artikel ini telah dibaca 323 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Desa Suka Medan Tolak Sementara Bantuan Bulog 2026, Data Penerima Disorot Tajam

15 April 2026 - 11:29 WIB

Masa Pemeliharaan Habis, Proyek Hatchery Rp199 Juta Tetap Akan Diperbaiki

14 April 2026 - 16:09 WIB

Dalih Anggaran Terbatas Dipatahkan Fakta, Proyek BBI Rp199 Juta Diduga Gagal

13 April 2026 - 09:59 WIB

Diduga Disembunyikan, Stok Bantuan Rp128 Juta di Bulog Jadi Teka-Teki Publik

11 April 2026 - 12:34 WIB

Dalih Anggaran Terbatas, Proyek Diduga Amburadul, Kadis Perikanan: “Jangan Dipublikasikan!”

9 April 2026 - 14:47 WIB

Bantuan Tertahan, Bencana Ditunggu? Rp128 Juta “Terparkir” di Bulog Jadi Sorotan Tajam

9 April 2026 - 11:53 WIB

Trending di DAERAH