Suarokito.Com — Realisasi anggaran makan dan minum (Mamin) rapat di Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara tahun anggaran 2026 semakin menjadi sorotan publik.
Pasalnya, Nilai anggaran yang hampir menembus Rp.1 miliar dinilai fantastis karena besarnya realisasi tersebut mengalahkan anggaran tahunan sejumlah pemerintahan di tingkat daerah Kabupaten Bengkulu Utara.
Berdasarkan data yang dimiliki media ini, anggaran belanja makan dan minum rapat sekretariat DPRD yang telah terealisasi tahun 2026 hampir sebesar Rp. 1 miliar tersebut mengalahkan besaran anggaran tahunan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bengkulu Utara yang berada di kisaran Rp895 juta.
Tidak berhenti di situ. Jika dibandingkan dengan anggaran tahunan di tingkat kecamatan, realisasi Mamin tersebut juga menjadi semakin mencolok.
Dimana Kabupaten Bengkulu Utara memiliki 19 kecamatan. Dari data yang dihimpun, terdapat kecamatan yang memiliki anggaran dibawah Rp. 450 juta dalam satu tahun.
Dengan demikian, realisasi Mamin rapat Sekretariat DPRD yang hampir Rp1 miliar secara nominal bisa mencapai berkali lipat dibandingkan anggaran tahunan kecamatan tersebut.
Besarnya realisasi Mamin tersebut menjadi pertanyaan karena anggaran hampir Rp1 miliar tersebut digunakan untuk satu jenis kebutuhan, yakni konsumsi makan dan minum rapat.
Sementara anggaran salah satu OPD dan kecamatan harus digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintahan, pelayanan masyarakat, administrasi, serta kegiatan lainnya selama satu tahun anggaran.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai skala prioritas dan efisiensi penggunaan APBD Bengkulu Utara.
Data yang dihimpun sebelumnya juga menunjukkan realisasi Mamin rapat tersebut tersebar pada lima penyedia. Salah satu penyedia tercatat menerima lebih dari Rp400 juta, sementara penyedia lainnya ada yang memperoleh lebih dari Rp300 juta.
Pertanyaan sederhananya: mengapa belanja Mamin rapat Sekretariat DPRD Bengkulu Utara bisa mendekati Rp1 miliar, sementara anggaran satu OPD dan bahkan anggaran tahunan sejumlah kecamatan berada di bawah angka tersebut
Besarnya realisasi Mamin rapat ini sebelumnya telah dikonfirmasi kepada Sekretaris DPRD Bengkulu Utara Nyoman Karwiyanto, S.Sos melalui WhatsApp.
Namun hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan yang diberikan terkait realisasi Mamin yang mendekati Rp1 miliar tersebut.
Konfirmasi beberapa kali juga telah disampaikan kepada Ketua DPRD Bengkulu Utara Parmin, S.IP. Namun, belum ada penjelasan mengenai besarnya penggunaan anggaran tersebut.
Publik kini menunggu penjelasan dari pihak Sekretariat DPRD maupun pimpinan DPRD Bengkulu Utara. Terutama mengenai berapa jumlah rapat yang menggunakan anggaran tersebut, berapa jumlah peserta, berapa harga satuan konsumsi, serta bagaimana mekanisme pengadaannya.
Konfirmasi dan hak jawab tetap terbuka bagi pihak Sekretariat DPRD maupun pimpinan DPRD Bengkulu Utara untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan anggaran tersebut. (Eren)







