Menu ✖

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

DAERAH · 25 Agu 2025 14:26 WIB ·

Terbukti Melanggar PT BBS, Terancam Di Tutup Sementara


 Terbukti Melanggar PT BBS, Terancam Di Tutup Sementara Perbesar

Suarokito.com –  Dampak dari PT. Bumi Berkat Sawit (BBS) yang terletak didesa Sido Mukti Kecamatan Padang Jaya yang dikeluhkan oleh  warga beberapa desa yang waktu lalu, hingga membuat pihak Dewan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkulu Utara turun meninjau lokasi, sehingga hari ini, Senin (25/08/2025) pihak Dewan yakni komisi III melakukan hearing bersama dengan pihak PT. Bumi Berkat Sawit (BBS), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan beberapa Kepala Desa penyangga.

Bahkan dalam hearing yang digelar tersebut tampak seru. Dan dalam hearing yang digelar tersebut, pihak dewan menemukan fakta baru terkait proses AMDAL PT. BBS yang dinilai janggal. Ketika pihak Dewan menanyakan kepada para Kades dari beberapa desa mengatakan bahwa itu tidak dilakukan/dilibatkan. Hal ini jelas menjadi tanda tanya publik.

Menariknya lagi, Kades Sido Mukti Suyanto, S.Ip ketika ditanya oleh pihak dewan terkait mengenai dampak dari PT. BBS yang berada didesanya tidak ada masalah. Ketika disinggung oleh pihak dewan soal dampak bau yang mengganggu baru mengakui bahwa dampak itu ada tetapi sesekali.

Setelah usai hearing bersama pihak Dewan yakni komisi III,  Manager PT. BBS, Berton Situmeang ketika dikonfirmasi awak media tak ingin dikonfirmasi dan berdalih kalau dirinya tidak bisa berbicara lagi karena sudah lapar.

“Tidak bisa ngomong lagi udah lapar,” ujar Berton Situmeang sambil meninggalkan awak media.

Sementara itu, Kades Sido Mukti, Suyanto, S.IP ketika dikonfirmasi bahwa di desanya tempat berdiri PT. BBS tak ada masalah. Suyanto menjawab ada masalah soal bau itu  hanya sesekali saja. Ketika ditanya berapa jumlah masyarakat desa yang bekerja di PT. BBS kades Suyanto menjawab tidak tahu.

“Sementara masyarakat tidak menyampaikan hal demikian. Mungkin iya. Kalau masalahnya ada itu baunya dan itu hanya sesekali. Kalau untuk Karyawan saya tidak berapa jumlahnya,” ungkap Suyanto Kades Sido Mukti.

Terpisah Ketua Komisi III, Edi Putra ketika dikonfirmasi menjelaskan pada saat hearing tadi pihak dewan menemukan fakta baru terkait proses AMDAL PT. BBS.

“Krusial pada saat heraring tadi itu terkait proses AMDAL nya.  Karena setelah kita gali dari para kepala desa semua menyatakan tidak dilakukan/dilibatkan. Kalo yang kami ketahui AMDAL itu kan berproses dari bawah. Dokumen AMDAL  tadi kita minta tapi mereka tidak membawanya. Yang jelas kami menindak lanjuti inikan menurut aturan yang berlaku. Kalo memang perlu di rekomendasikan kami dari komisi III menaikkan ke pimpinan,” terang Edi Putra.

Ketika ditanya, jika melanggar apakah  PT. BBS bisa ditutup untuk sementara. Edi Putra menjawab jika terbukti dan melanggar undang-undang itu tidak menutup kemungkinan.

“Iya kalau memang terbukti melanggar aturan dan undang-undang itu tidak menutup kemungkinan. Yang jelas kami terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan pimpinan dan pihak pemerintah Daerah untuk membahasnya,” pungkasnya. (Eren)
Artikel ini telah dibaca 135 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemprov Bengkulu Ditagih Kepastian Soal Piutang Bagi Hasil Pajak Bengkulu Utara Rp45,27 Miliar

22 Oktober 2026 - 15:38 WIB

BPK Ungkap Belanja Bimtek Bengkulu Utara Naik, Realisasi Tembus Rp.2,13 Miliar

21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

BPK Ungkap Piutang Transfer Pusat Ke Bengkulu Utara Tembus Rp.44,77 Miliar

20 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Lauk Ikan MBG Terlalu Kecil, SPPG Air Baus 1 Janji Tak Sajikan

16 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Porsi Ikan SPPG Hulu Palik Disorot, Wali Murid Pertanyakan Standar Gizi

15 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Bahasa Enggano Masuk Kurikulum, Disdik Bengkulu Utara Wajibkan Sekolah

15 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Trending di DAERAH