Suarokito.Com – Diera Bupati Mian dan Kadis Pendik Bengkulu Utara, Fahrudin anggaran dinas pendidikan (Dispendik) Bengkulu Utara ditahun 2023 yang mencapai ratusan miliar rupiah tersebut menjadi sorotan publik.
Dimana sebelumnya anggaran pengadaan perlengkapan siswa mulai dari tingkat Paud, SD, SMP Bengkulu Utara menjadi Sorotan dan tanda tanya bagi publik.
Pasalnya, anggaran pengadaan perlengkapan siswa dibawah naungan Dispendik Bengkulu Utara tersebut Nilainya begitu fantastis yakni hampir mencapai puluhan miliaran Rupiah. Dengan sisa dari realisasi lebih dari setengah miliar Rupiah. Hal inilah yang menjadi tanda tanya publik.
Dimana dari informasi media di laman Bengkulu Utara kab.go id yang diterbitkan pada tanggal 18 September 2023 bupati Mian bersama Kadis Pendik Bengkulu Utara salurkan seragam dan peralatan belajar siswa/siswi tingkat SD dan SMP di SD Model.
Namun Sayangnya, pada saat pembagian seragam dan peralatan belajar untuk siswa/siswi oleh Bupati Mian bersama Kadis Pendik Bengkulu Utara, Fahrudin tak ada pembagian seragam dan peralatan belajar untuk tingkat PAUD.
Padahal Anggaran untuk pengadaan perlengkapan siswa PAUD Bengkulu Utara tahun 2023 hampir mencapai angka Miliaran rupiah dengan sisa anggaran hanya kurang dari Rp. 4 juta. Hal inilah menjadi sorotan dan pertanyaan bagi publik.
Ada apa dengan anggaran pengadaan perlengkapan siswa PAUD Bengkulu Utara?. Apa saja pengadaan perlengkapan siswa PAUD?. Apakah pengadaan perlengkapan siswa tersebut melalui lelang?. Berapa jumlah penerima Pengadaan Perlengkapan siswa PAUD Bengkulu Utara?.Apakah jumlah segitu sudah mencover seluruh siswa di Bengkulu Utara?.
Hingga berita ini diterbitkan pihak Dispendik Bengkulu Utara masih bungkam.
Bahkan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Bengkulu Utara, Fahrudin saat ditemui awak media ini, kamis (31/10/2024) mengenai kegiatan anggaran 2023 beralasan hendak berangkat Ke Bengkulu dan ketika ditanya nomor tak pernah aktif dan awak media ingin meminta nomor telpon, kadis hanya menjawab datang saja kekantor bila ingin konfirmasi.
“Nomor tidak aktif lagi. Kekantor saja kalo perlu ingin konfirmasi. Ini saya ada perlu ke Bengkulu mau zoom meeting,” Elak Fahrudin. (Eren)






