Suarokito.com – Anggaran hampir setengah miliar rupiah milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bengkulu Utara Tahun Anggaran 2026 yang sebelumnya menjadi sorotan publik, dipastikan digunakan untuk mendukung rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bengkulu Utara ke-67.
Penjelasan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. Firdaus, M.Pd, didampingi Kepala Bidang Kebudayaan Rahmat Triyanto, saat memberikan klarifikasi kepada awak media, Jumat (7/8/2026).
Dr. Firdaus membenarkan bahwa anggaran tersebut dialokasikan untuk kebutuhan penyelenggaraan festival seni dan budaya yang menjadi bagian dari puncak peringatan HUT Kabupaten Bengkulu Utara ke-67.
“Memang benar. Anggaran tersebut digunakan dalam kegiatan acara untuk festival seni dan budaya dalam puncak acara HUT Kabupaten,” ujar Firdaus.
Ia menjelaskan, anggaran APBD digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan acara, seperti konsumsi, sistem tata suara (sound system), layar, drone, hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Dikatakan Firdaus, biaya menghadirkan artis pengisi acara tidak berasal dari APBD, melainkan ditanggung oleh pihak sponsor.
“Kalau untuk mengundang artis itu dari sponsor rokok HS, memang tidak menggunakan APBD. Untuk makan minum, sound system, drone, layar, dan lainnya menggunakan anggaran tersebut. Alhamdulillah acara berjalan sukses. Para pelaku UMKM mengaku dagangan mereka habis terjual. Bahkan mereka mengatakan baru tahun ini dagangan mereka habis saat ada acara seperti itu. Output-nya ya itu. Acara ini sudah sukses dan sudah terealisasi, jadi tidak perlu lagi dipermasalahkanlah,” jelasnya.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bengkulu Utara, Rahmat Triyanto, menambahkan bahwa meskipun pelaksanaan acara puncak hanya berlangsung selama satu hari, proses persiapan telah dilakukan jauh sebelumnya mulai dari koordinasi dilakukan dengan berbagai instansi, termasuk aparat penegak hukum (APH), sehingga kebutuhan operasional selama tahapan persiapan juga dibiayai melalui anggaran tersebut.
“Kalau untuk acara memang satu hari di puncak kegiatan. Tetapi sebelumnya kami melakukan berbagai koordinasi dengan instansi terkait, termasuk APH. Untuk kebutuhan makan dan minum selama koordinasi itu semuanya menggunakan anggaran tersebut,” kata Rahmat.
Sebelumnya, anggaran tersebut menjadi perhatian setelah Suarokito.com menemukan adanya paket Belanja Jasa Penyelenggaraan Acara senilai hampir setengah miliar rupiah pada Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan data yang ditelusuri, paket tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bengkulu Utara dan dilaksanakan melalui mekanisme E-Purchasing pada E-Katalog versi 6.0, dengan penyedia jasa tercatat PANGESTU GROUP NUSANTARA. (Eren)







