Suarokito.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.
Melalui layanan keliling DTSEN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional), Dinsos Bengkulu Utara berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk melakukan perekaman KTP elektronik secara langsung ke rumah-rumah warga.
Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara, Agus Sudrajat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk “jemput bola” pemerintah guna memastikan masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik tetap mendapatkan hak administrasi kependudukan.
“Kami bersama Dinas Dukcapil turun langsung ke lapangan, mendatangi rumah warga penyandang disabilitas untuk membantu proses perekaman KTP elektronik. Ini bagian dari upaya kami agar tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam hal administrasi kependudukan,” ujar Agus.
Ia menegaskan, kepemilikan KTP elektronik sangat penting, terutama untuk mengakses berbagai layanan publik, termasuk bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah.
“Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, dapat terdata secara akurat dalam sistem DTSEN serta memperoleh hak-haknya sebagai warga negara. Kita dari Dinsos dan Dukcapil Bengkulu Utara memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan cakupan pelayanan dan memastikan tidak ada warga yang terabaikan,” pungkasnya.
Program jemput bola ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu karena tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas. (Eren)







