Menu

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

DAERAH · 30 Apr 2026 17:17 WIB ·

Tornas Kades Air Merah Diduga Digadai Sebelum Mundur, Camat Minta Dikembalikan


 Tornas Kades Air Merah Diduga Digadai Sebelum Mundur, Camat Minta  Dikembalikan Perbesar

Suarokito.com – Polemik pasca pengunduran diri Kepala Desa Air Merah, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Dahari alias Itok, kembali mencuat.

Kini Isu dugaan adanya penggadaian motor dinas (Tornas) jenis ADV oleh kades Air Merah dengan nilai lebih dari Rp15 juta mencuat ke publik.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kendaraan dinas tersebut merupakan aset desa yang semestinya digunakan untuk menunjang operasional kepala desa. Namun, kabar yang beredar menyatakan kendaraan itu telah digadaikan sebelum Dahari menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kades Desa Air Merah.

Camat Arma Jaya, Sahmad, membenarkan bahwa pihaknya telah menelusuri informasi tersebut dengan meminta klarifikasi kepada pemerintah desa setempat.

“Kami sudah menelusuri dan mempertanyakan langsung kepada pihak desa terkait kebenaran informasi motor dinas itu kebenaran hal tersebut, dari keterangan pihak Perangkat desa motor dinas tersebut memang tidak berada ditempat,” ujar Sahmad.

Ia menambahkan, setelah mendapatkan keterangan dari pihak perangkat desa Air Merah, dirinya langsung melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kemarin,guna memastikan status dan penanganan aset desa tersebut.

“kemarin saya langsung berkoordinasi dengan kepala DPMD, ditegaskan bahwa kendaraan itu merupakan aset desa yang harus dijaga dan tidak boleh dialihkan,” tegasnya,kamis(30/04/2026)

Lebih lanjut dikatakan camat Arma Jaya, bahwa sebagai tindak lanjutnya pihak kecamatan menganjurkan agar Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) segera menyurati mantan kepala desa untuk mengembalikan kendaraan dinas tersebut. Hal ini mengingat kendaraan tersebut akan digunakan oleh penjabat kepala desa yang baru.

“Kami minta Ketua BPD dan juga pihak pemerintah desa Air merah untuk menyurati Dahari yang menjabat kades agar segera mengembalikan kendaraan dinas tersebut, karena akan dipakai oleh penjabat kades selanjutnya. Jika Saudara Dahari tidak ada surat tersebut kita minta dititip dengan istrinya,” tambah Sahmad.

Pengelolaan aset desa sendiri diatur ketat dalam regulasi. Setiap barang milik desa tidak diperbolehkan untuk dijual, dipindahtangankan, ataupun digadaikan tanpa mekanisme dan persetujuan resmi. Jika dugaan ini terbukti benar, maka berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dahari alias Itok terkait dugaan tersebut. Publik kini menunggu kejelasan serta langkah tegas dari pihak berwenang guna memastikan aset desa tetap terjaga dan digunakan sebagaimana mestinya. (Eren)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kades Air Merah Mundur Tanpa Alasan, SK Pemberhentian Segera Terbit

27 April 2026 - 11:50 WIB

Era Bupati Arie, Bengkulu Utara Raih Prestasi Pemutakhiran DTSEN Tertinggi Provinsi Bengkulu

22 April 2026 - 16:24 WIB

Mundur Dua Jabatan, Kades Air Merah Hilang Tanpa Penjelasan Resmi

20 April 2026 - 13:10 WIB

Pemda “Semprot” Pemdes Suka Medan, Penolakan Bantuan Bulog Dinilai Abaikan Aturan

20 April 2026 - 09:21 WIB

Pemda Pertanyakan Penolakan Pemdes, Data Bantuan Sudah Diberikan Sebulan Lalu

16 April 2026 - 16:17 WIB

Desa Suka Medan Tolak Sementara Bantuan Bulog 2026, Data Penerima Disorot Tajam

15 April 2026 - 11:29 WIB

Trending di DAERAH