Menu

Mode Gelap
Era Sutrino, Website Dilaunching Bupati Mian Dinilai Hanya Seremonial, Anggaran 2023 Dipertanyakan Anggaran Tahun 2023 Rp. 109 juta, Aplikasi Informasi Pasar Kerja Online Disnakertrans Dipertanyakan  Pemkab Bengkulu Utara Anggarkan Rp.1 Miliar Untuk Program Makan Bergizi Tahun 2025 Plt. Kadispendik DL, Kabid SMP Keluar, Anjing Bebas Berkeliaran Dikantor Dispendik Motor Dinas Kades dan Lurah Sudah Disalurkan

DAERAH · 5 Mei 2026 10:36 WIB ·

Plt Dinkes Bungkam, Proyek Pustu Setengah Miliar Retak di Usia Dini


 Plt Dinkes Bungkam, Proyek Pustu Setengah Miliar Retak di Usia Dini Perbesar

Suarokito.com – Proyek pembangunan Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Sawang Lebar Ilir, Kabupaten Bengkulu Utara, kini tak sekadar menuai sorotan, tetapi mulai mengarah pada dugaan kegagalan konstruksi. Bangunan yang menghabiskan anggaran hampir setengah miliar rupiah itu justru sudah menunjukkan kerusakan serius, meski belum lama selesai dikerjakan.

Dalam dokumen perencanaan, proyek ini ditargetkan menghasilkan bangunan dengan kualitas, kuantitas, dan spesifikasi sesuai standar teknis, serta diselesaikan tepat waktu. Namun fakta di lapangan justru memperlihatkan hal sebaliknya.

Pekerjaan yang dilaksanakan pada Oktober 2025 dengan durasi 60 hari kalender itu kini menyisakan sejumlah persoalan. Retakan terlihat jelas pada dinding di beberapa titik, menjadi indikasi awal bahwa mutu konstruksi patut dipertanyakan. Kondisi ini diperparah dengan hasil finishing yang amburadul—plesteran bergelombang, sudut bangunan tidak presisi, hingga sisa semen yang dibiarkan mengering tanpa perapian.

Situasi ini bukan sekadar cacat estetika, melainkan sinyal kuat adanya dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek. Mulai dari kemungkinan penggunaan material di bawah spesifikasi, metode kerja yang tidak sesuai standar, hingga pengawasan yang terkesan hanya formalitas.

“lihat saja bangunan nya disana dek. Baru beberapa bulan selesai dibangun, tapi sudah retak. Bagaimana nanti beberapa tahun ke depan? Ini uang negara, harusnya dikerjakan serius,” ujar salah seorang warga.

Ironisnya, di tengah mencuatnya persoalan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara, Faizal Hadi, SKM, M.Si, justru memilih bungkam saat dikonfirmasi. Tidak ada klarifikasi, tidak ada penjelasan. Sebuah sikap yang justru mempertebal kecurigaan publik.

Diamnya pihak dinas menimbulkan pertanyaan serius: apakah ada yang sedang ditutupi? Siapa yang bertanggung jawab atas kualitas proyek ini? Dan bagaimana mekanisme pengawasan bisa kecolongan terhadap bangunan yang baru seumur jagung namun sudah retak?

Lebih jauh, situasi ini menjadi ironi di tengah proses lelang jabatan yang tengah diikuti Faizal Hadi, yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat Kepala Dinas Kesehatan definitif. Publik kini bukan hanya menilai kapasitas, tetapi juga integritas dan keberanian dalam menjawab persoalan.

Proyek Pustu ini seharusnya menjadi simbol peningkatan layanan kesehatan masyarakat desa. Namun yang terjadi justru sebaliknya: bangunan belum lama berdiri, tapi kualitasnya sudah dipertanyakan. Negara menggelontorkan anggaran besar, tetapi hasilnya diduga jauh dari kata layak.

Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penjelasan dan evaluasi menyeluruh, bukan tidak mungkin proyek serupa akan terus terulang—menggerus kepercayaan publik, sekaligus merugikan masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama. (Eren)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Penangan Kasus Siswi SMA 2 BU, Kepsek Mengaku “Capek” Sebaiknya Mundur Saja

5 Mei 2026 - 12:48 WIB

Dinsos BU Jemput Bola, Bantu Disabilitas Rekam KTP Elektronik hingga ke Rumah

5 Mei 2026 - 11:58 WIB

Proyek Setengah Miliar Milik Dinkes BU, Baru Seumur Jagung Sudah Retak

4 Mei 2026 - 19:27 WIB

Kepsek “Angkat Tangan”, Kasus Siswi Melerai Perkelahian di SMA 2 BU Mandek 9 Bulan

4 Mei 2026 - 11:34 WIB

Tornas Kades Air Merah Diduga Digadai Sebelum Mundur, Camat Minta Dikembalikan

30 April 2026 - 17:17 WIB

Kades Air Merah Mundur Tanpa Alasan, SK Pemberhentian Segera Terbit

27 April 2026 - 11:50 WIB

Trending di DAERAH